Site Loader

Inilah 5 Sosok Penyair Asal Inggris Yang Terkenal di Dunia

Dahulu quote dari penyair Samuel Taylor Coleridge sangatlah terkenal dengan bunyi, “I wish our clever young poets would remember my homely definitions of prose and poetry, that is, prose is words in the best order and poetry is the best words in the best order”.

“Saya berharap penyair muda kita yang pandai akan mengingat definisi prosa dan puisi yang sederhana, yaitu, prosa adalah kata-kata dalam urutan terbaik dan puisi adalah kata-kata terbaik dalam urutan terbaik”, seperti inilah artinya.

Begitulah dampak penyair pada budaya dari sekitar abad ke-16 hingga akhir abad ke-19. Para penyair di seluruh dunia terinspirasi untuk menulis karya-karya halus yang menangkap emosi terkonsentrasi umat manusia dan melepaskannya tepat pada saat ketika pembaca membaca oleh ayat-ayat yang dibuat dengan cermat.

Penyair tidak membatasi diri mereka pada kegiatan sehari-hari yang biasa tetapi mereka juga bahkan membahas tema-tema seperti perang, korupsi dan banyak lagi. Saat ini, puisi-puisi ini dianggap sebagai karya seni yang berharga dan naskah mereka terpelihara dengan baik untuk menjaga integritas mereka dalam menggambarkan kebajikan manusia dan tanggapan melalui kekuatan bahasa.

Banyak penyair telah dikenang secara luas atas kontribusinya pada bahasa Inggris yang menyegel tempat permanen dalam perjalanan sejarah bagi generasi yang akan datang. Di bawah ini adalah penyair top yang membuat tanda dengan kata-kata mereka dan menyentuh hati kami.

➣ William Wordsworth

Panyair inggris - William Wordsworth

Wordsworth lahir dari pasangan John Wordsworth dan Anne Coockson pada 7 April 1770 di barat laut Inggris sebagai anak kedua dari lima bersaudara. Dia adalah salah satu pelopor pengenalan zaman Romantis tentang Sastra Inggris yang banyak dibicarakan yang meninggalkan dampak abadi pada karya dan perkembangan sastra. Salah satu karya utama di bawah gerakan ini adalah “Lyrical Ballads” yang dikomposisikan pada tahun 1798 yang memberikan kesaksian atas perintah Wordsworth atas sastra Inggris. ‘Magnum opus’ adalah karya terbaik yang dihasilkan olehnya, disebut sebagai karya agung. Dalam kasus Wordsworth, itu adalah “Prelude”. Puisi-puisinya ““The Solitary Reaper” dan “Anecdote for fathers” adalah beberapa karya terbaiknya yang hingga hari ini diajarkan kepada siswa di seluruh dunia. Itu Wordsworth yang mengatakan “Puisi adalah luapan spontan perasaan kuat yang berasal dari emosi yang dikumpulkan dalam ketenangan”. Ia menjabat sebagai Penyair Laureate Inggris dari tahun 1843 hingga 1850, tahun ia meninggal.

➣ Alfred Lord Tennyson

Penyair Inggris - Alfred Lord Tennyson

 

Dipuji sebagai salah satu penyair Inggris paling populer, ia adalah Penyair Penerima Penghargaan Inggris selama Zaman Victoria. Tennyson lahir pada 6 Agustus 1809 di Somersby. Dia memiliki latar belakang pendidikan yang luas dan dipuji oleh penyair seperti Coleridge. Apa yang membedakan Tennyson dari para penyair lainnya adalah penggambarannya akan citra dan musik yang jelas dalam tulisannya. Dia memberi mereka sentuhan artistik menggunakan deskripsi sederhana namun kuat bahkan dari kejadian paling sepele. Ini terlihat dalam puisinya yang terkenal “The Brook”, di baris “River chatters and chatters as flow” yang menanamkan pada pembaca rasa realisme yang dicapai melalui kecakapan verbal. Dia meninggal pada 6 Oktober pada usia 83.

➣ Percy Shelley

 

Penyair Inggris - Percy Shelley

Dianggap sebagai salah satu Penyair Inggris terbaik dari zaman Romantis, tulisan Percy Shelley mendapatkan popularitas setelah kematiannya. Dilahirkan pada tanggal 4 Agustus 1792, penyair terutama menjelajahi kondisi politik dan sosial yang lazim di masyarakat pada waktu itu. Karena kenyataan ini, banyak penerbit sebenarnya menolak untuk mencetak tulisannya karena mereka takut akan konsekuensi yang keras. Kehidupan Percy memiliki efek mendalam pada kehidupan pribadi dan sosialnya juga dan puisinya mengekspresikan banyak kemurungan dalam berekspresi. Sedihnya, dia terbunuh dalam badai laut pada tanggal 8 Juli 1822 pada usia yang lembut dan mendapatkan pengakuan dunia, sayangnya secara anumerta.

➣ John Keats

Penyair Inggris - John Keats

 

John Keats lahir pada 31 Oktober 1795 di Moorgate, London dari pasangan Thomas dan Frances Keats. Mungkin, salah satu penyair Romantis yang mapan, Keats menerima pujian untuk serangkaian odes ke berbagai sisi alam. Tulisan-tulisannya halus dalam aliran dan deskripsi emosional. Sayangnya, hanya sekitar 6 tahun setelah ketenarannya, kesehatannya memburuk karena TBC dan ia mengucapkan selamat tinggal kepada dunia pada 23 Februari 1821 pada usia muda 25. “Ode to the Nightingale” dan “To Autumn” adalah beberapa karya terbaiknya.

➣ Rabindranath Tagore

 

Penyair Inggris - Rabindranath Tagore

Dilahirkan pada tanggal 7 Mei 1861, ia adalah orang non-Eropa pertama yang memenangkan Hadiah Nobel dalam Sastra untuk karyanya Gitanjali pada tahun 1913 yang ditinjau sebagai orisinal dan menghidupkan kembali perasaan spiritual dan simpatik. Banyak dari puisinya yang berbahasa Bengali kehilangan kecantikannya karena terjemahan. Simbol Bengal Renaissance, ia memodernisasi seni Bengali dan membahas berbagai topik mulai dari masalah politik hingga masalah pribadi. Dia melepaskan ksatria untuk memprotes pembantaian Jallianwala Bagh yang terkenal itu. Salah satu penyair terhebat yang pernah diproduksi di benua itu, ia mendirikan Institut Viswa Bharati. Salah satu karyanya yang paling terkenal adalah “Where The Mind is Without Fear.”

Biografi 5 Penyair Puisi Terkenal di Indonesia

Pada artikel pertama ini, kami akan membahas 5 penyair yang terkenal di Indonesia atas karya-karyanya. Dan tanpa berbasi lagi ini lah ke 5 peyair tersebut.

➣ Chairil Anwar

Penyair - Chairil Anwar

Anwar pada 26 Juli 1992 di Medan. Dia adalah salah satu penyair terkemuka asal Indonesia. Di samping itu, Anwar juga mendapatkan julukan sebagai “The Beast Bitch” hal ini dikarenakan salah satu puisinya yang berjudul “I” atau “spirit”.

Anwar dikatakan sebagai pelopor puisi modern Angkatan 45 dan Indonesia oelh H.B Jassin. Namanya menjadi terkenal di dunia sastra setelah memuat tulisan di majalah nisan pada tahun 1942, saat itu ia baru berusia 20 tahun. Selama hidupnya, ia telah menulis sekitar 94 karya, termasuk 70 puisi. Semua tulisan diterbitkan dalam kompilasi oleh Library of the People dengan judul Mix Dust (1949), Sharp Gravel deprived and The End (1949), dan Three Reveals Fate (1950; bersama Asrul Sani dan RIVAI APIN). Karya Anwar ditolak oleh majalah Pandji Reader karena dianggap individualitas terlalu moderat dan aturan puisi pada waktu itu. Karyanya tersebar di tulisan-tulisan murah di atas kertas selama pendudukan Jepang. Tapi sebenarnya, siapa yang tidak kenal Anwar sekarang? Bahkan di luar negeri, saya berjudul puisi yang ditulis di dinding dan menjadi monumen.

➣ Asrul Sani

Penyair - Asrul Sani

Asrul Sani, lahir di Rao, Sumatra Barat, 10 Juni 1926, adalah seorang penulis dan sutradara film terkenal di Indonesia. Dia dikenal sebagai salah satu pelopor Angkatan 45, bersama dengan Anwar. Tiga antologi mengungkapkan nasib yang ia tulis bersama Anwar dan RIVAI APIN membuat kariernya menanjak. Selain itu, mereka juga menyatakan manifestasi budaya mereka dengan sikap Credentials Arena, di mana itu memberi mereka nama di antara para sastrawan.

➣ Sitor Situmorang

Penyair - Sitor Situmorang

Sitor Situmorang lahir pada 2 Oktober 1923 di Tapanuli Utara, Sumatra Utara. Dia lahir dengan nama Raja Usu dan dengan nama keluarga Situmoran dari Batak Toba. Sitor Situmorang dikenal sebagai jurnalis, penulis, dan penyair Indonesia.

Karier kepenyairan yang dikatakan oleh A. TEEUW bersinar setelah kematian Anwar. Dia memulai karirnya sebagai jurnalis untuk surat kabar harian dan Peringatan Suara Nasional. Dia juga menjabat sebagai pegawai Biro Kebudayaan Departemen P&K, seorang dosen di Akademi Teater Nasional Indonesia, anggota Dewan Nasional, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara yang diwakili oleh seniman, anggota Dewan Penasihat Sains, dan Ketua Dewan Penasihat Sains. Institut Kebudayaan Nasional. Tahun 1967-1974, Sitor ditangkap dan dipenjara sebagai tahanan politik di Jakarta ( pada masa pemerintahan Orde Baru).

Karya-karyanya termasuk Letters Green Paper (koleksi puisi (1954), Jalan Mutiara (drama (1954), In Sajak (koleksi puisi (1955)), Faceless Nameless (kumpulan puisi (1956), Rapar Son of Bitch (1955) )), Era baru (kumpulan puisi (1962), Pangeran (kumpulan cerita pendek (1963), Sastra Revolusioner (kumpulan esai (1965)), Waktu Dinding (kumpulan puisi (1976), Sitor Situmorang Sastrawan 45, Penyair Danau Toba (autobiografi (1981), Danau Toba (kumpulan cerita pendek (1981), Danau Wind (kumpulan puisi (1982)), Bunga di Batu Atas (kumpulan puisi (1989), Danau Toba Sae (1993), Utusan Somalaing dan Modigliani Raja Rom (sejarah lokal (1993), Rindu Kelana (kumpulan puisi (1994)), dan Peta Perjalanan (kumpulan puisi) yang mendapatkan Hadiah Puisi Dewan Kesenian Jakarta pada tahun 1976 .

➣ Abdul Hadi Wiji Muthari

Penyair - Abdul Hadi Wiji Muthari

Abdul Hadi Wiji Muthari atau lebih dikenal dengan nama Abdul Hadi, lahir di Sumenep, 24 Juni 1946 adalah seorang penulis humanis, dan filsuf Indonesia. Ia dikenal karena karya-karyanya yang bercorak sufi dan tekad penelitian dalam bidan sastra Malyu di nusantara, serta pandangannya tentang Islam dan pluralisme.

Analis menyebut seni ini sebagai pencipta puisi Sufi di tahun 70-an. Karena karyanya mengandung banyak kesendirian, kematian, dan waktu. Karena itu, ia sering dibandingkan dengan temannya, yaitu Taufik Ismail, yang juga sering menulis puisi keagamaan.

Karya-karyanya meliputi Akhirnya Kita Bertemu Lagi, Arjuna dalam Meditasi (bersama Sutardji Calzoum Bachri dan Darmanto Yatman), Sea yet Post, Meditation, Mirror, Bergantung pada Angin, Potret Lama Pengunjung Pantai Sanur, Anak Laut Anak Angin, Madura : Prabhang di luar dan pembawa Matahari, dan lainnya.

➣ Sapardi Djoko Damono

Penyair - Sapardi Djoko Damono

Sapardi Djoko Damono, lahir di Surakarta, 20 Maret 1940, adalah seorang penyair Indonesia. Biasa disebut SDD, dikenal melalui puisinya yang menggunakan kata-kata sederhana dan romantis. Beberapa puisinya sangat populer dan terkenal oleh banyak kalangan masyarakat, misalnya, puisinya yang berjudul I Want, Rain in June, In One Day, aku danau, dan berjalan ke Barat di Time Morning. Sebagian besar karena popularitas puisi ini, Sapardi membuat musiknya.

Visit on Facebook

Categories